Benarkah
anda beragama Buddha ? Sebuah pertanyaan ringan, tapi sulit untuk
dijawab dengan cepat, seperti kita menjawab pertanyaan berapa 2 x 2 ?
Untuk menjawab pertanyaan ini kita memerlukan waktu untuk mengadakan
perenungan dan intropeksi pada diri kita sendiri.Banyak orang mengaku
sebagai umat Buddha, tapi banyak pula yang belum mengetahui Dhamma yang
diajarkan Sang Buddha guru junjungan kita. Banyak di antara mereka yang
sering datang ke vihara hanya untuk bermain-main atau hanya sekedar
ingin bertemu dengan kawan-kawannya yang berasal dari sekolah lain.
Apakah ini yang dinamakan bhakti dan sembah sujud kita kepada Sang
Buddha selaku umat Buddha ? Dari ucapan seseorang kita dapat mengetahui
kepribadian dan paham yang mereka anut. Alangkah sayangnya, jika
seseorang diajak menyelesaikan suatu
Uraian
paling dini tentang Nagarjuna diberikan oleh Kumarajiva. Pada masa muda
Nagarjuna sudah memiliki kekuatan batin, ketajaman intelektual dan kemampuan
serta memahami kebenaran yang mendalam. Nagarjuna mampu memahami Tripitaka
dalam 90 hari.
Semenjak Sang Buddha
parinibbana terdapat beberapa usaha untuk menlestarikan ajaran Buddha.
Diprakarsai oleh Maha Kassapa terbentuklah Sanghayana I yang
berusaha melestarikan ajaran Buddha dengan mengulang kembali ajaran-ajaran Buddha
melalui bhikkhu Ananda dan Bhikkhu Upali yang mengulang Dhamma dan Vinaya.
Terdapat banyak
aliran agama Buddha. Agama Buddha pecah menjadi berbagai macam aliran namun
dengan begitu cara pengembangan ajaran Dhamma tidak saling bertentangan. Aliran
Madhyamika dan Aliran Sukavati termasuk dari perpecahan dari agama Buddha.
1.
Konsili keempat (titik perkembangan Mahayana)
Tahun 78 SM di Kashmir dipimpin oleh Vasumitra dan Asvagosa dilaksanakan atas
anjuran raja Kanisha. Mrp titik awal perkembangan Mahayana, dimana dlm konsili
4 ini tidak dihadiri dari golongan staviravada yg mrp sesepuh dari theravada.
Tripiṭaka (bahasa Pali: Tipiṭaka; bahasa Sanskerta: Tripiṭaka) merupakan istilah yang digunakan oleh berbagai sekte Buddhis untuk menggambarkan berbagai naskah kanon mereka.[1]. Sesuai dengan makna istilah tersebut, Tripiṭaka pada mulanya mengandung tiga "keranjang" akan berbagai pengajaran: Sūtra Piṭaka (Sanskrit; Pali: Sutta Pitaka), Vinaya Piṭaka (Sanskrit & Pali) dan Abhidharma Piṭaka (Sanskrit; Pali: Abhidhamma Piṭaka).
1. Ajaran yang absolut dan Tri kaya
2. Sunya sunyata
3. Samvrti Satya dan Paramartha Satya
4. Pudgala Nairatmya dan Dharma Nairatmya
5. Nirvana dan Samsara